Ku
lepas kau
Pada
nisan pemakaman
Ku
artikan mati dalam rahim usia
Sebab
tak hendak lagi aku mengulangnya
Hujan
pada kelopak matamu
Entah
siapa yang salah
Sebab
kita tak cukup di bekali waktu
Cinta
kita dangkal
Tak
sulit menyelaminya
Rupaku
juga rupamu
Cinta
yang saling menagih
Dusta
yang saling mengingkari
Pupus
dan berujung
Pilahan
demi pilahan jadi risalah
Barangkali
sudah seharusnya
Menjadi
sekepak demi sekepak langkah kematian
_pada
nisan pemakaman yang ku kenang
Tanah
Borneo, 7 April 2012
-PM-
